//
you're reading...
Radio

Karakteristik Radio Siaran


A. Sifat Radio Siaran
Untuk memproduksi siaran termasuk produksi berita dan informasi, seorang reporter/redaktur dan penyiar perlu memperhatikan hal-hal berikut:

a. Auditori
Radio dibuat untuk konsumsi audio atau untuk didengar (telinga). Biasanya, isi siaran radio hanya sekilas sampai ditelinga pendengar. Radio tidak akan mengulangi bagian pesan yang tidak dipahami oleh pendengar. Pesan radio harus diikuti secara penuh dan tidak terpotong-potong oleh pendengar. Komunikator akan terus menyampaikan isi pesan itu, tidak peduli apakah pendengar paham atau tidak.

b. Mengandung Gangguan
radio merupakan alat komunikasi yang menggunakan saluran bahasa dan bersifat massal. Ada 2 faktor gangguan dalam penyampaian komunikasi melalui radio, yaitu:
1. Semantic noise factor
Terjadi kesalahan mendengar atau menerima pengucapan kata-kata yang terdengar sangat asing di telinga pendengar.
2. Channel noise factor atau Mechanic noise factor
Terjadi gangguan teknik sehingga pendengar tidak mendengar dengan jelas pesan yang disampaikan.

c. Akrab
komunikator dengan komunikan bersifat akrab dan intim dalam radio siaran. Penyia/reporter seolah-olah bercakap dengan seseorang terdekat, sehingga tercipta komunikasi yang baik dan lancar. Siapa saja yang berbicara melalui radio hendaknya bersikap seolah-olah berbicara dengan satu orang bukan banyak orang.

d. imajinatif
karena radio siaran hanya bisa di dengar, ketika penyiar berbicara maka pendengar hanya bisa membayangkan suaranya tanpa mengetahui sosok penyiarnya. Imajinasi pendengar bisa beragam persepsinya. Radio dapat menciptakan “theatre of mind”.

B. Sifat Pendengar Radio
Pendengar (komunikan) merupakan sasaran dari komunikator. Komunikasi akan efektif bila dapat memikat perhatian pendengar, menarik minatnya, membuat pendengar mengerti dan menyakinkan pendengar untuk melakukan kegiatan sesuai pesan dari komunikator. Sedangkan sifat pendengar radio itu meliputi: kesukaan, kegemaran, kebiasaan, minat san keinginan. Untuk itu ciri-cirinya sebagai berikut:

a. Heterogen
Pendengar adalah massa yang tersebar di berbagai tempat dan sangat beragam latar belakangnya. Maka dari itu, sejumlah radio mencoba membatasi sasaran pendengarnya agar lebih Homogen dengan membuat pembatasan sasaran berdasarkan:
1. Demografis
2. Geografis
3. Psikografis
Sifat yang Heterogen dari pendengar merupakan dasar yang perlu diperhatikan oleh penyiar dalam memilih gaya bahasa yang disampaikan.

b. Personal
isi pesan akan diterima dan dipahami secara personal (pribadi) sesuai dengan situasi pendengar itu berada dan kondisinya ketika mendengarkan siaran radio.

c. Aktif
Semula para ahli komunikasi berpendapat bahwa pendengar radio bersifat Pasif. Kemudian para ahli komunikasi di Amerika meneliti dan membuktikan bahwa pendengar radio bersifat Aktif. Pendengar ternyata aktif mendengarkan sesuatu yang menarik, aktif berpikir dan aktif melakukan interpretasi.

d. Selektif
Pendengar akan memilih program radio siaran yang disukainya. Banyak stasiun radio siaran yang menghidangkan aneka jenis acara dan berlomba-lomba memikat pendengarnya. Stasiun radio yang tidak memiliki selera pendengar, sudah pasti akan ditinggalkan oleh pendengar.

About Musa Angelo

Think like a scientist and Act like a maestro to created a Masterpiece.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 8 other followers

Myself

Blog Stats

  • 137,379 hits

Follow Me

Tweets

Error: Please make sure the Twitter account is public.

%d bloggers like this: